Muhammad Sukri dari Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumber daya Hutan dan Ekoswisata (HIMAKOVA) Fakultas Kehutanan IPB, akan membawakan hasil ekpedisi studi konservasi lingkungan mengenai “Menggali Potensi Keanekaragaman Hayati dan Budaya Masyarakat Adat dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Provinsi Maluku Utara”. Kami tunggu kehadiran teman-teman semua di Ruang OASE CICO Resort, Jl. Tumenggung Wiradireja 216 Cimahpar, Bogor Utara, pukul 16.00-18.00.
Pembuatan tenun ikat tradisional dimulai dengan pengumpulan bahan. Bila benang sudah tersedia, yang dibutuhkan adalah bahan pewarna alami. Salah satunya kulit akar pohon mengkudu. Kulit mengkudu lazim digunakan karena mampu menghasilkan corak warna yang bagus. Biasanya merah pekat. Bisa juga mengunakan daun tarum atau indigo. “Kalau menggunakan mengkudu, kulit akarnya yang sudah dibersihkan dicampur daun emarik, ditumbuk hingga halus. Setelah itu direndam dengan minyak kelapa atau lemak binatang supaya warnanya meresap. Lalu, diamkan sehari semalam, setelah itu jemur hingga kering,
Orangutan Kalimantan, Pongo pygmaeus, adalah spesies orangutan asli pulau Kalimantan. Orangutan Kalimantan masuk kedalam genus pongo yang dapat ditemui di Asia. Orangutan Kalimantan memiliki lama waktu hidup selama 35 sampai 40 tahun di alam liar, sedangkan di penangkaran dapat mencapai usia 60 tahun.
Ciri-ciri dan Diskripsi Orangutan Kalimantan. Orangutan kalimantan tidak berbeda jauh dengan saudaranya, orangutan sumatera. Postur tubuhnya lebih besar dibanding orangutan sumatera. Orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) mempunyai berat tubuh sekitar 50 – 100 kg (jantan) dan 30-50 kg (betina) dengan tinggi rata-rata 1,5 meter.
Hewan ini mempunyai nama latin Pongo pygmaeus. Sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Bornean Orangutan. Orangutan kalimantan terdiri atas 3 subspesies yaitu Pongo pygmaeus morio, Pongo pygmaeus pygmaeus, dan Pongo pygmaeus wurmbii.
Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) adalah palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan pelbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya)

WebHostingLab

Obrolan Kamis Sore

  • Saat Kritis untuk Melestarikan Gajah Sumatera

    Dalam peradaban manusia kita mengenal adanya puncak-puncak capaian mahakarya budaya dan teknologi. P…

    Selengkapnya...

  • Monyet Ekor Panjang yang ’Terpinggirkan’ Menjadi Sorotan

    Monyet ekor panjang itu yang suka dipakai untuk topeng monyet kan? Bukannya hewan itu menjadi hama?…

    Selengkapnya...

  • Penangkaran ex-situ satwa primata di Pusat Studi Satwa Primata IPB

    Satwa primata merupakan salah satu kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia. Keragaman spesies satwa t…

    Selengkapnya...

Berita Konservasi

  • Hutan Indonesia Hilang Seluas Tiga Lapangan Bola dalam Setiap Menit

    Hutan Indonesia berkurang secara drastis. Dalam kurun waktu 2009-2013, Indonesia kehilangan hutan se…

    Selengkapnya...

  • Konferensi Nasional Peneliti dan Pemerhati Burung di Indonesia

    Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (DKSHE) Fakultas Kehutanan IPB menyelenggarakan…

    Selengkapnya...

  • Konservasi Orangutan Sumatra Kian Mendesak

    Lebih dari 900 ahli primata dan pakar konservasi yang berkumpul di Hanoi, Vietnam dalam rangka kongr…

    Selengkapnya...

Berita Orangutan

  • Diduga Akan Dibantai, Orang Utan Kutai Diselamatkan

    TEMPO.CO, Samarinda - Orang utan Kalimantan (Pongo pugmaeus morio) dalam kondisi kritis diterima pos…

    Selengkapnya...

  • Ada Pembantaian Orang Utan di Kutai Timur?

    TEMPO.CO, Samarinda - Dugaan terjadinya upaya pembantaian orang utan Kalimantan (pongo pygmaeus mori

    Selengkapnya...

  • Bajuri, Oneng, dan 8 Orangutan Kembali ke Alam Liar dengan Pesawat

    Setelah belasan tahun dilatih, 10 orangutan ini akhirnya dilepaskan ke habitat sesungguhnya. Borneo…

    Selengkapnya...

OKS Bulan ini

  • Menggali Potensi Keanekaragaman Hayati dan Budaya Masyarakat Adat dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Provinsi Maluku Utara

    Keindahan bentang alam dan laut Indonesia seakan tak habis-habisnya dibicarakan, demikian pula kekayaan keanekaragaman hayati yang berada di dalamnya. Namun, tak jarang keindahan dan kekayaannya terse…

    Selengkapnya...

YAYASAN GIBBON INDONESIA

Sebagai pelaksana administratif kegiatan The Gibbon Foundation, kegiatan Yayasan Gibbon Indonesia di antaranya memastikan bahwa program-program yang didanai oleh The Gibbon Foundation berjalan dengan baik, dan memastikan jalinan komunikasi antara para Mitra The Gibbon Foundation dan PHKA berjalan lancar.